Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Pesan

Gambar
Kepadamu, My Beloved Stranger, Kamu tau? aku menulis ini di meja kantorku, bukan berarti sedang tidak ada kerjaan, hanya saja saat ini ada alphabet bertuliskan huruf "Y" yang sudah dari awal menghiasi meja kantorku. Dan sialnya hiasan ini bisa tiba-tiba mengingatkanku pada mu. Aku menulis ini sambil mengingatmu, bahwa kamu pernah menjadi hal yang baru untukku, selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Dan sampai sekarang, kamu hanyalah menjadi orang yang pernah aku kenal. Akupun hanya bisa mengira-ngira, apakah di sana kamu baik-baik saja? Bagaimana karirmu? Bagaimana keluargamu?. Untukmu yang ada di sana, seseorang yang pernah dengan sangat manis memberiku sebuah boneka beruang besar di hari ulang tahunku, yang kamu tahu aku sangat menyukai boneka beruang. Atau seseorang yang bisa sangat cuek, yang ketiduran dan tidak membalas pesanku dalam waktu yang lama. Di samping itu, kamu pernah menjadi orang yang mengisi seluruh ruang di hatiku tanpa ada celah. Aku tidak ak...

Bubbles

I think of life as a bubble. Moving around gracefully in the sea of destiny. Sometimes they are colorful. Sometimes they stick together. And sometimes they are, Just alone...... Separated from the big group. Like a little miracle of air in the vastness of the ocean. A bubble dances all the way  to the top. Always moving always changing. Always following an unpredictable course. Such is life, And at any second, It pops and disappears. As fragile as a little bubble. Our existence vanishes. They say that to die, The only thing it takes is to be alive. You never know how a bubble is going to be. What shape it is going to take. But you can be sure it will pop eventually. And what comes after? Is that really all there is? What is so special about the living anyway?

Jebakan

 "rrr rrrr" Lagi-lagi ponselku bergetar tanda adanya pesan masuk. Aku kira pesan darimu, tetapi tenyata bukan, siapa ya yang mengirim pesan malam-malam begini?.      "hai Lea. Kantor lo di Roxy ya?" Muncul sebuah nama yang sepertinya tidak asing.      "Iya di Roxy. Kenapa?"      "Wah tumben cepet dibalesnya. Ini gue mau kirim barang lo,        kebetulan gue mau kirim titipan sepupu gue di Roxy"   Hmm, rasanya aku melakukan kesalahan dengan membalas pesannya secepat itu. Kira-kira sudah 3 kali dengan jangka waktu setiap 2 tahun dia menanyakan kabarku. Tetapi aku tidak pernah membalasnya, kalaupun ku balas pasti aku menghilang begitu saja. Tetapi karena sekarang dia mengirim pesan karena aku memesan barang ke dia, maka aku balas pesannya.      "Oh gitu, jadi lo mau kirim ke kantor gue?"      "Gue mau ajak lo ketemua...

22 Mei

Gambar
Ada sesuatu yang ingin aku ceritakan kepada kalian, tentang seseorang yang tidak kalian kenal. Aku ingat tiga tahun lalu, di saat kami baru dipertemukan kembali di kampus kami. Oiya, aku belum bercerita kalau dia adalah kakak kelasku di masa SMA. Lalu kami dipertemukan kembali saat aku berada di semester 3 di masa perkuliahan, tentu saja dia sudah berada di semester akhir. Bertahun lalu kami sering menghabiskan waktu bersama, karena kami sama-sama anak kost, dan hampir tiap hari kami bersama. Seperti pada suatu pagi, masih terasa hangat di ingatanku saat aku bangun pagi di hari liburku hanya untuk bergegas ke tempat kostnya dan membangunkannya yang akan bertemu dosen pembimbing skripsinya. Atau pada saat bulan Ramadhan, kami mencari tempat yang buka untuk sahur, dan hanya ada warteg dan warkop yang buka pukul segitu. Kenangan itu sangat membekas di pikiranku, dan sepertinya aku masih merasakan kehangatannya setiap kali bulan Ramadhan akan datang. Tentang musik dan film. Kami men...