Jebakan
"rrr rrrr" Lagi-lagi ponselku bergetar tanda adanya pesan masuk. Aku kira pesan darimu, tetapi tenyata bukan, siapa ya yang mengirim pesan malam-malam begini?. "hai Lea. Kantor lo di Roxy ya?" Muncul sebuah nama yang sepertinya tidak asing. "Iya di Roxy. Kenapa?" "Wah tumben cepet dibalesnya. Ini gue mau kirim barang lo, kebetulan gue mau kirim titipan sepupu gue di Roxy" Hmm, rasanya aku melakukan kesalahan dengan membalas pesannya secepat itu. Kira-kira sudah 3 kali dengan jangka waktu setiap 2 tahun dia menanyakan kabarku. Tetapi aku tidak pernah membalasnya, kalaupun ku balas pasti aku menghilang begitu saja. Tetapi karena sekarang dia mengirim pesan karena aku memesan barang ke dia, maka aku balas pesannya. "Oh gitu, jadi lo mau kirim ke kantor gue?" "Gue mau ajak lo ketemua...