22 Mei
Ada sesuatu yang ingin aku ceritakan kepada kalian, tentang seseorang yang tidak kalian kenal.
Aku ingat tiga tahun lalu, di saat kami baru dipertemukan kembali di kampus kami. Oiya, aku belum bercerita kalau dia adalah kakak kelasku di masa SMA. Lalu kami dipertemukan kembali saat aku berada di semester 3 di masa perkuliahan, tentu saja dia sudah berada di semester akhir.
Bertahun lalu kami sering menghabiskan waktu bersama, karena kami sama-sama anak kost, dan hampir tiap hari kami bersama. Seperti pada suatu pagi, masih terasa hangat di ingatanku saat aku bangun pagi di hari liburku hanya untuk bergegas ke tempat kostnya dan membangunkannya yang akan bertemu dosen pembimbing skripsinya. Atau pada saat bulan Ramadhan, kami mencari tempat yang buka untuk sahur, dan hanya ada warteg dan warkop yang buka pukul segitu. Kenangan itu sangat membekas di pikiranku, dan sepertinya aku masih merasakan kehangatannya setiap kali bulan Ramadhan akan datang.
Tentang musik dan film. Kami menyukai genre film yang sama, yaitu horor. Hampir tiap waktu luang, di tempat kost, kami menonton film horor. Dari horor Amerika, Inggris, Jerman, Thailand, Jepang, Korea, China, hingga Indonesia sudah kami tonton bersama, sampai pada akhirnya rasanya tidak ada lagi film horor yang belum kita tonton.
Berbeda dengan genre musik, kami memiliki selera yang jelas berbeda. Dia menyukai musik jazz, atau segalanya yang mirip-mirip dengan jazz (aku tidak terlalu paham untuk itu). Sedangkan aku penyuka musik rock, sebenarnya aku menyukai segala jenis musik yang menurutku mudah untuk dicerna dan didengar. Karena selera musik yang berbeda tersebut, pada mulanya aku mencoba dengan sepenuh hati untuk menyukai genre musik yang dia sukai, namun terkesan aneh buatku. Pernah suatu waktu dia mengejek nama grup band rock yang aku sukai, terkesan menyebalkan namun ternyata itu membuatku tersenyum geli setiap kali mengingatnya.
Terlepas dari semua yang telah kami lewatkan bersama, kini sudah 3 tahun berlalu, tak terlalu banyak lagi memang cerita yang dapat kami buat, karena kami sudah sibuk dalam kehidupan kami masing-masing. Tak lagi anak kost, karena kami sekarang adalah orang kantor. Tidak ada lagi sahur di warteg dan warkop bersama. Untuk film, kami masih menontonnya bersama di tiap waktu libur dan luang kami. Dan untuk musik juga kami tetap menyukai apa yang kami sukai masing-masing. Jalan dan rute kita memang sudah berbeda, walaupun aku berharap suatu hari kita bertemu di suatu jalan dan tujuan yang sama. Dan percayalah, bahwa saat ini aku sedang meminta pada Tuhan agar kami selalu diberikan kelancaran dan agar kami baik-baik saja.
Hari ini tepat dimana 3 tahun lalu kami memutuskan untuk bersama, maka aku ingin mengucapkan. Selamat tanggal 22 Mei yang ketiga kalinya.
Aku ingat tiga tahun lalu, di saat kami baru dipertemukan kembali di kampus kami. Oiya, aku belum bercerita kalau dia adalah kakak kelasku di masa SMA. Lalu kami dipertemukan kembali saat aku berada di semester 3 di masa perkuliahan, tentu saja dia sudah berada di semester akhir.
Bertahun lalu kami sering menghabiskan waktu bersama, karena kami sama-sama anak kost, dan hampir tiap hari kami bersama. Seperti pada suatu pagi, masih terasa hangat di ingatanku saat aku bangun pagi di hari liburku hanya untuk bergegas ke tempat kostnya dan membangunkannya yang akan bertemu dosen pembimbing skripsinya. Atau pada saat bulan Ramadhan, kami mencari tempat yang buka untuk sahur, dan hanya ada warteg dan warkop yang buka pukul segitu. Kenangan itu sangat membekas di pikiranku, dan sepertinya aku masih merasakan kehangatannya setiap kali bulan Ramadhan akan datang.
Tentang musik dan film. Kami menyukai genre film yang sama, yaitu horor. Hampir tiap waktu luang, di tempat kost, kami menonton film horor. Dari horor Amerika, Inggris, Jerman, Thailand, Jepang, Korea, China, hingga Indonesia sudah kami tonton bersama, sampai pada akhirnya rasanya tidak ada lagi film horor yang belum kita tonton.
Berbeda dengan genre musik, kami memiliki selera yang jelas berbeda. Dia menyukai musik jazz, atau segalanya yang mirip-mirip dengan jazz (aku tidak terlalu paham untuk itu). Sedangkan aku penyuka musik rock, sebenarnya aku menyukai segala jenis musik yang menurutku mudah untuk dicerna dan didengar. Karena selera musik yang berbeda tersebut, pada mulanya aku mencoba dengan sepenuh hati untuk menyukai genre musik yang dia sukai, namun terkesan aneh buatku. Pernah suatu waktu dia mengejek nama grup band rock yang aku sukai, terkesan menyebalkan namun ternyata itu membuatku tersenyum geli setiap kali mengingatnya.
Terlepas dari semua yang telah kami lewatkan bersama, kini sudah 3 tahun berlalu, tak terlalu banyak lagi memang cerita yang dapat kami buat, karena kami sudah sibuk dalam kehidupan kami masing-masing. Tak lagi anak kost, karena kami sekarang adalah orang kantor. Tidak ada lagi sahur di warteg dan warkop bersama. Untuk film, kami masih menontonnya bersama di tiap waktu libur dan luang kami. Dan untuk musik juga kami tetap menyukai apa yang kami sukai masing-masing. Jalan dan rute kita memang sudah berbeda, walaupun aku berharap suatu hari kita bertemu di suatu jalan dan tujuan yang sama. Dan percayalah, bahwa saat ini aku sedang meminta pada Tuhan agar kami selalu diberikan kelancaran dan agar kami baik-baik saja.
Hari ini tepat dimana 3 tahun lalu kami memutuskan untuk bersama, maka aku ingin mengucapkan. Selamat tanggal 22 Mei yang ketiga kalinya.
22 Mei 2015
-Dari aku yang sama dengan aku 3 tahun lalu-
