kamu,
pasti masih berprasangka bahwa aku masih mengharapkannya,
laki-laki yang sama yang masih kita bahas dari dulu.
tapi.. melihat dia hanya seperti melihat ke cermin.
kita memiliki hal yang sama.
kita merasa sama, memiliki banyak topik yang dibahas saat bersama.
seperti hanya terasa sebagai teman baik.
dia memiliki sifatku yang lain,
terasa senang jika bersamanya.
tetapi aku tidak meyukai diriku sendiri,
terasa sangat tak menarik menjalani hidup dengannya.
tapi kamu,
orang yang sempat pergi namun kutarik lagi.
berhasil membuat perasaanku menjadi aneh.
kamu membuatku masuk ke dunia yang menakutkan,
untuk tidak mengetahui apa yang terjadi selanjutnya.
dan juga,
membuatku merasa hidup dan bernafas.